15 Oktober 2009 Depkominfo dorong merger operator

BRTI masih eksis sampai 2011

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia

Jakarta (14/10/2009): Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) akan mendorong industri untuk melakukan merger atau konsolidasi demi menciptakan keseimbangan di pasar menyusul perkiraan terjadinya kejenuhan kurang dari 5 tahun ke dapan.

Menkominfo Mohammad Nuh mengatakan konsolidasi akan segera terjadi setelah industri telekomunikasi memasuki fase kejenuhan atau saturasi kurang dari 5 tahun ke depan.

“Ketika pasar memasuki fase saturasi, konsolidasi menjadi tuntutan bisnis dan akan terjadi secara alamiah dengan mempertimbangkan bisnis operator sendiri,” ujarnya di sela-sela peresmian Lab Uji Telekomunikasi Ericsson di Jakarta, kemarin.

Menurut Nuh, konsolidasi secara alamiah tersebut merupakan salah satu pendekatan yang diharapkan pemerintah di bandingkan dengan penggunaan pendekatan regulasi. Namun demikian, kedua pendekatan tetap akan coba difasilitasi pemerintah.

“Jika natural, operator perlu kami fasilitasi untuk merger, sedangkan pendekatan regulasi yang menjadi dilema adalah kami [pemerintah] dianggap melakukan intervensi,” tegasnya.

Nuh memperkirakan konsolidasi membuat sebagian dari 11 operator telekomunikasi di Indonesia bergabung sehingga menjadi tinggal separuhnya.

“Kami menginginkan yang terjadi adalah bergabungnya operator-operator kecil atau merger bukan akuisisi atau pengambilalihan operator kecil oleh operator yang lebih besar agar terjadi keseimbangan di pasar,” jelasnya.

Konsolidasi, lanjut Nuh, hanya akan dilakukan oleh perusahaan yang ‘sepaham’ dan menjadi satu-satunya pilihan yang diambil operator jika ingin bertahan dan masuk dalam kompetisi yang tinggi.

Restrukturisasi BRTI
Dalam perkembangan lainnya, pemerintah belum berniat melakukan restrukturisasi Badan Regulasi Telekomunikasi sebelum restrukturisasi di Depkominfo rampung.

Gatot S. Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo mengatakan restrukturisasi baru dilakukan setelah induk atau restrukturisasi di Depkominfo selesai. “Nantinya BRTI yang baru akan mengikuti struktur yang baru,” tuturnya.

Menurut Gatot, restrukturisasi baik di Depkominfo maupun BRTI eksekusinya akan dilakukan pada 2011.

“Prosesnya masih panjang. Paradigmanya akan berbeda dan ini akan semakin baik karena terjadi perubahan paradigma dari yang saat ini lebih condong ke Pos dan Telekomunikasi [dibandingkan Penyiaran] menjadi seimbang,” jelas Gatot. (roni.yunianto@bisnis.co.id)

0 komentar: