05 Oktober 2009 Pasca Gempa Layanan Flexi Tetap On

Bandung, Radar Bandung – Pasca gempa 7,6 SR di Sumatera Barat (Sumbar), kemarin (2/10) sebagian besar layanan Telkom Flexi di daerah tersebut berjalan normal. Masyarakat dapat menggunakannya, baik untuk menelepon antar pelanggan di Sumbar, menelepon keluar Sumbar maupun menerima panggilan dari luar.

Tidak terganggunya secara total layanan Flexi menurut Vice President Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurni, masyarakat Sumbar tetap bisa berkomunikasi dengan kerabat maupun keluarga. “Tetap beroperasinya layanan wireless ini setidak-tidaknya telah membantu proses evakuasi maupun pemberian bantuan kepada para korban gempa,” ujar dia dalam rilisnya yang diterima Radar Bandung, kemarin (2/10).

Berdasarkan laporan terakhir, dari 85 BTS (Base Transceiver Station) Flexi yang ada, 48 di antaranya sudah dalam status “On” dengan rincian 9 BTS untuk kode area 0751, 18 BTS untuk 0752, 3 BTS untuk 0753, 9 BTS untuk 0754, dan 9 BTS untuk 0755. Terkait layanan seluler Telkomsel, Eddy Kurnia menyatakan berdasarkan laporan terakhir sentral utama (MSC) Telkomsel dalam kondisi OK.

Hasil inventarisasi sementara hingga Jumat pagi (2/10) sebagian besar Sentral Telepon Otomat (STO) sudah beroperasi kembali setelah mendapat pasokan listrik dari genset. “Hal ini berdampak positif khususnya pada layanan telepon kabel,” ujar Eddy Kurnia. Khusus STO Bukittinggi dan Solok sudah bisa beroperasi kembali sejak Kamis karena mendapat pasokan listrik dari PLN meski pasokan listriknya dilakukan secara bergilir tiap enam jam.

Sedangkan untuk STO Kinali Baru, siang kemarin sudah beroperasi dengan catu daya dari genset yang telah tiba pagi kemarin. Adapun dua STO yang paling dekat dengan episnetrum gempa, yakni STO Padang dan STO Pariaman dengan kapasitas sekitar 25 ribu SST dalam kondisi baik dan dapat beroperasi.

Saat ini, Kandatel Sumbar sudah mendapatkan bantuan tambahan dari Kantor Telkom Riau Daratan (Kanatel Ridar) yang sudah mengirimkan enam tenaga teknisi untuk membantu mempercepat recovery jaringan di sana. Bantuan teknisi dan peralatan juga sudah berdatangan baik dari Pekanbaru, Sumatera Utara maupun Medan.

Total kapasitas STO Sumatera Barat dalam keadaan normal mencapai 180.000 LIS, total pelanggan telepon tetap sebanyak 152.000 SST. Jumlah BTS Flexi berjumlah 85 BTS, pelanggan Flexi berjumlah sekitar 61.000 SSF, sedangkan jumlah pelanggan internet cepat Speedy sebanyak 18.000 pelanggan.

POSKO TELKOM PEDULI
Tentang kondisi karyawan Telkom, Eddy Kurnia menyatakan bahwa berdasarkan laporan terakhir yang diterimnya, seluruh karyawan dan keluarga dalam keadaan selamat, namun demikian konsentrasi mereka masih tertuju mengurus keluarga. Sedangkan aktivitas kantor, termasuk Plasa Telkom, mengingat keadaan fisik bangunan yang rusak praktis belum jalan. “Saat ini rekan-rekan kami di Sumbar sedang mengupayakan kantor darurat di lapangan tennis indoor,” ujar Eddy Kurnia.

Sementara itu untuk membantu proses tanggap darurat di kota Padang, Telkom mendirikan Posko Telkom Peduli yang berlokasi di Kantor Telkom JL KHA Dachlan No. 17 Padang. Bagi masyarakat yang memerlukan sarana telekomunikasi bisa datang ke posko tersebut. (*/dad)

0 komentar: