Jakarta, Koran Jakarta – Perusahaan telekomunikasi, PT Smart Telecom, membatalkan rencananya mengakuisisi saham PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) karena perseroan ingin fokus pada pengembangan pasar data miliknya.“Sekarang Smart lebih fokus pada pengembangan pasar. Masalah aksi korporasi itu sudah dilupakan,” ujar Deputi CEO Smart Telecom, BT Lim, Ramu (20/5).
Dia menjelaskan perseroan, beberapa waktu lalu, memiliki ketertarikan untuk melakukan aksi korporasi terhadap beberapa operator. Namun, ungkap dia, melihat perkembangan pasar, realiasasi untuk merger dan akuisisi tersebut dinilai belum waktunya untuk dilaksanakan dua tahun ke depan. Sekarang lebih baik mengembangkan pasar data,” jelasnya.
Pada kesempatan sama, Head Of Marketing Smart Telecom Ruby Hermanto mengungkapkan untuk mengembangkan pasar data, perseroan akan menggandeng Microsoft untuk penggunaan Windows Mobile. Dalam produk ini, perseroan akan memberikan akun gratis Windows Mobile bagi pengguna Smart.
Menurut dia, saat ini pengguna jasa data milik Smart sebesar 10 persen dari totol dua juta pelanggan. “Ke depan, bisnis telekomunikasi itu ada di jasa data. Smart memiliki keunggulan pada bandwidth data, dan itu yang akan kita manfaatkan,” katanya. *dni/E-7
0 komentar:
Posting Komentar