Dirut Icon+ Mulyo Adjie mengatakan, setelah mempertimbangkan medan dan lokasi yang cukup jauh, proyek USO ini akan menggunakan teknologi satelit (Vsat) yang berbasis Internet Protocol (IP-based), dan KU-Band minimal 128 Kbps. Untuk memulai proyek ini, pemerintah telah menjamin untuk menguncurkan dana sebesar 6% dari nilai kontrak atau Rp43 miliar.
“PLN sangat mendukung adanya sinergi dalam proyek USO ini,” kata Mulyo Adjie di Jakarta, Kamis (16/7).
Icon+ saat ini memiliki lebih dari 8 ribu km jaringan kabel serat optik. Selain memanfaatkan jaringan kabel serat optik itu, Icon+ juga bisa memanfaatkan jangkauan coverage PLN yang telah menjangkau hingga ke ujung timur Indonesia.
Icon+ juga berencana mengembangkan jaringan kabel serat optik di wilayah timur Indonesia setelah merampungkan pembangunan USO.
Penandatanganan kontrak USO dilaksanakan di Jakarta, Kamis (16/7). Yakni, antara Kepala Balai Telekomunikasi dan Informatika Perdesaan (BTIP) Depkominfo H Santoso dan Direktur Utama Icon+ Mulyo Adjie. Menkominfo Muhammad Nuh ikut menyaksikan acara penandantangan itu. (c135)
0 komentar:
Posting Komentar