27 Mei 2009 Operator FWA Ikat Loyalitas via Komunitas Pelanggan

Media Indonesia (25/5/2009) – Operator layanan tetap nirkabel (fixed wireless access/FWA) terus berupaya mengikat loyalitas para pelanggan dengan memberi mereka serangkaian fasilitas, termasuk menelepon gratis.

Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia mengatakan pihaknya masih memberikan fasilitas gratis menelepon lokal kepada pelanggan Telkom Flexi. Syaratnya, para pelanggan tersebut terdaftar dalam Flexi Komunitas.

Ia menjelaskan, program Flexi Komunitas merupakan pengembangan dari program Gratis Nelpon yang telah berakhir pada 19 Mei lalu.

Adapun program Flexi Komunitas, lanjutnya, didasarkan pada hasil riset Telkom yang menunjukkan mayoritas pelanggan Flexi ternyata menelepon orang yang sama. Dengan jumlah relasi atau teman maksimal 50 orang.

“Untuk create awal user admin dapat dilakukan oleh Flexi Trendy dengan saldo minimal Rp3.900 dan untuk perpanjangan minimal isi ulang Rp25 ribu per bulan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterma Media Indonesia, akhir pekan lalu.

Dengan berbagai fitur dan program promo, ia menilai jumlah pelanggan Flexi meningkat signifikan. Hingga April 2009, pelanggan Flexi melampaui 13 juta pelanggan atau sekitar 59% dari total pengguna FWA di Tanah Air.

TV Prabayar
Sementara itu, Telkom juga melakukan uji coba dengan stasiun televisi pemerintah, TVRI, untuk memuluskan peluncuran fitur televisi prabayarnya pada 2010. TVRI akan berperan sebagai televisi nasional yang akan menyediakan isi siaran (content provider), sedangkan Telkom sebagai penyedia jaringan atau infrastruktur transmisi siaran.

“Pemilihan itu lebih disebabkan pengalaman TVRI yang sudah sangat lama sebagai lembaga penyiaran acara televisi,” papar Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah, di Purwakarta, Jawa Barat, pekan lalu.

Menurut dia, tidak ada bujet khusus untuk uji coba tersebut. Ia berharap, finalisasi fitur tersebut dapat dilakukan dalam enam bulan sampai setahun kedepan.

“Cuma saya belum bisa sebut angka investasinya, nanti saja setelah melihat respons pelanggan,” tuturnya. (*/E-3)

0 komentar: