Angga Aliya ZRF – detikFinance
Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengkonversikan utang kepada pemerintah senilai Rp 2 triliun menjadi utang komersil.
Demkikan hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah usai penandatangan kerjasama pinjaman di Kantor Pusat BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (16/62009).
“RDI (Rekening Dana Investasi) kita akan dilunasi dengan pinjaman komersial supaya lebih fleksibel,” katanya.
Menurutnya, rencana tersebut sudah disampaikan kepada pemerintah namun belum mendapat persetujuan. Jika pemerintah menyetujui hal itu maka pembayarannya akan dilakukan secara bertahap.
Ia juga mengatakan, langkah tersebut dilakukan BUMN telekomunikasi tersebut untuk mengurangi porsi utangnya dalam bentuk valuta asing.
Salah satu bank yang menyatakan sanggup untuk menjadi pihak yang melunasi utang tersebut salah satunya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Dengan begitu Telkom tinggal membayar cicilannya kepada BNI.
Secara terpisah, Direktur Utama BNI Gatot Suwondo mengatakan, pinjaman Telkom kepada pemerintah tersebut sekitar Rp2 triliun.
“BNI siap ambil alih utang itu untuk dijadikan komersil, tapi masih nunggu persetujuan pemerintah,” ungkapnya.
Bank plat merah tersebut menyatakan siap untuk melunasi utang tersebut karena tahun ini BNI akan fokus kepada kredit infrastruktur. (ang/qom)


0 komentar:
Posting Komentar