Surabaya, Investor Daily – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Divisi Regional V Jawa Timur( Jatim) terus memacu pelanggan Speedy lewat paket Speedy Multy Speed mulai awal Juni ini. Saat ini jumlah pelanggan Speedy di Jatim berkisar 200 ribu pelanggan atau naik tiga kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.
Senior Manager Marketing & Sales Telkom Divre V Jatim Gatot Indra Anggradi mengatakan, saat ini jumlah pelanggan Speedy nasional mencapai satu juta pelanggan dan diproyeksikan sampai akhir 2009 bisa mencapai 1,7 juta pelanggan. Jumlah pelanggan Speedy di Jatim ditergetkan mencapai 300 ribu.
“Dengan program Multy Speed, pelanggan bisa memilih sesuai kebutuhan. Ke depan, era kebutuhan akses internet adalah unlimitted. Telkom menawarkan tujuh paket baru ini yang kami rasa sudah sangat memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Gatot di Surabaya, Rabu (3/6).
Gatot menambahkan, dengan paket Speedy Multy Speed, palanggan tidak perlu khawatir tagihan melonjak akibat overquota. Selain itu, pelanggan bisa menikmati layanan dengan kecepatan berbeda sesuai dengan kebutuhannya. Tahap awal implementasi Speedy Multy Speed adalah ditujukan bagi pelanggan Surabaya Metro. Sementara pelanggan di luar Surabaya bisa memanfaatkan paket baru itu kemudian.
Selain pelanggan baru, pelanggan lama pun bisa melakukan migrasi langsung ke program paket baru ini melalui Plasa Telkom terdekat. Speedy Beda Kecepatan/Multi Speed terdiri dari tujuh paket, yakni Paket Mail, Paket Chat, Paket Family, Paket Load, Paket Game, Paket Eksekutif, dan Paket Biz. Paket-paket tersebut menjangkau semua segmen, mulai dari segmen rumahan, usaha kecil dan menengah (UKM), para maniak game, hingga untuk keperluan bisnis. Biaya registrasi Speedy Multi Speedy ini hanya Rp75.000.
“Naiknya demam internet juga membuat Telkom optimistis, program baru ini direspons bagus oleh pasar. Penetrasi internet di Jatim sendiri masih di bawah 20%, masih banyak celah pasarnya,” jelas dia.
Untuk mencapai jumlah pelanggan sebesar itu, Telkom tidak hanya memberikan berbagai gimmick, namun juga perbaikan infrastruktur. Mulai dari peningkatan kecepatan download yang sebelumnya hanya mencapai 384 kilobit per detik (Kbps) ditingkatkan menjadi 1 Mbps. Pada tahun ini, kecepatan itu ditingkatkan lagi menjadi sampai 3 Mbps. Selain itu, kecepatan pengiriman data juga ditingkatkan menjadi rata-rata 1 Gbps. (zal)


0 komentar:
Posting Komentar