Oleh Muhammad Sufyan
Bisnis Indonesia
Bandung - Mayoritas alasan pengguna ponsel cerdas, BlackBerry, di Indonesia adalah menggunakan layanan surat elektronik dorong (push e-mail) berbasiskan tarif prabayar.
Bisnis Indonesia
Bandung - Mayoritas alasan pengguna ponsel cerdas, BlackBerry, di Indonesia adalah menggunakan layanan surat elektronik dorong (push e-mail) berbasiskan tarif prabayar.
Arry Akhmad Arman, Peneliti Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, mengungkapkan survei terhadap 50 responden di Jakarta dan Bandung pada April lalu menunjukkan 92% pengguna memanfaatkan push e-mail.
Dalam jawaban terbuka itu, responden lainnya mengungkapkan alasan lainnya adalah untuk akses layanan pesan instan (instant messaging) sebanyak 84%, berselancar di dunia maya (browsing) 84%, blog 44%, dan komunitas 22%.
“Jadi, alasan utama pengguna BlackBerry yang menggunakan operator manapun, adalah untuk menunjang pekerjaan. Dengan push e-mail, korespondensi kantor bisa dilakukan di mana saja,” katanya kepada Bisnis, Selasa lalu.
Hingga saat ini, layanan BlackBerry diberikan oleh PT Indosat Tbk, PT Telkmsel, dan PT Excelcomindo Pratama Tbk.
Dalam waktu dekat, dua operator lainnya yakni PT Smart dan PT Natrindo akan segera memberikan layanan tersebut.
Dia melanjutkan hasil survei lembaga itu selaras dengan hasil survei yang dilakukan lembaga riset global, Change Wave, pada 2008 yang menyebutkan bahwa 56% motivasi tertinggi pengguna di Amerika Serikat untuk akses surat elektronik dorong.
Akademisi Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB ini mengungkapkan alasan akses surat ini selain didorong tuntutan pekerjaan, juga lahir dari kenyamanan akses perangkat ponsel ringan dan mudah digenggam seperti BlackBerry.
Di sisi lain, dengan kemudahan layanan itu, responden mengaku lebih mudah memperoleh respons, bisa menghemat waktu, meningkatkan produktivitas, mempermudah keterbaruan, sekaligus mengontrol keuangan.
“Survei kami belum menunjukkan motivasi pengguna sebagai alat pergaulan, misalnya update status di facebook, sebagai motivasi utama. Bagaimanapun, perangkat ini masih jadi perangkat yang tergolong mobile workers.”


0 komentar:
Posting Komentar