Qtel Siapkan Tender Offer
Oleh Dwi Tupani
Media Indonesia, Qatar Telecom QSC (Qtel) akhirnya setuju untuk melakukan tender offer atas saham Publik PT Indosat Tbk di harga Rp7.338 per lembar.
Perusahaan telekomunikasi asal Qatar itu akan melakukan tender offer secara serentak di dua tempat, yaitu di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE). Tender offer dilaksanakan mulai 20 Januari hingga 18 Februari 2009.
Qtel melakukan tender offer setelah mengakuisisi secara tidak langsung 40,81% saham Indosat pada 22 Juni 2008 di hargar Rp 7.336 per saham.
Pemerintah Indonesia menentukan batas maksimum kepemilikian Qtel di Indosat sebesar 65%.
Berdasarkan hal itu, Qtel menawarkan pembelian tambahan saham Indosat sebanyak 24,19% setelah mempertimbangkan kepemilikannya di Indosat. Sebelumnya, pelaksanaan tender offer ini sempat tertunda karena Qtel menginginkan harga tender offer di level Rp 6.416 per saham.
Presiden Komisaris Indosat Sheikh Abdullah bin Mohammad bin Saud Al Thani dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, mengatakan pada periode itu, Qtel akan menawarkan pembelian atas 1.314.466.775 saham seri B Indosat di harga Rp 7.388 per saham.
Penawaran itu juga mencakup saham seri B pada American Depositary Shares (ADSs). Keduanya terdaftar di BEI dan NYSE. Total jumlah saham tersebut sekitar 24,19% dari seluruh saham Indosat sebanyak 5.433.933.500 lembar.
“Pada Selasa (20/1), Qtel akan memulai tender offer saham Indosat secara serentak di Indonesia dan Amerika Serikat,” kata Sheikh Abdullah.
Mekanisme pembukaan tender offer dilakukan Selasa (20/1) dan akan ditutup pukul 15.00 waktu JATS serta pukul 03.00 NYSE (dini hari) pada Rabu (18/2). Hari penutupan tersebut berlaku jika dinilai tidak perlu ada perpanjangan waktu.
“Kami sangat senang dapat memulai proses tender offer pada awal tahun baru ini. Kami tinggal mengunggu penyelesian prosesnya yang akan memperkuat posisi kami dalam mendorong rencana pengembangan bagi Indosat dan mengembangkannya menjadi salah satu perusahaan telekomunikasi regional yang terkemuka. Hal ini tidak saja menaikkan nilai saham, tetapi juga bermanfaat bagi pelanggan di Indonesia.” Ujarnya.
Jika ada lebih dari 1.314.466.775 lembar saham yang ditawarkan dan dalam penawaran tidak ada yang menarik saham tersebut, aturan proration (pembagian proporsional) akan berlaku untuk memastikan kepemilikan Qtel atas Indosat tidak lebih dari 65%.
Penawaran itu akan dibuat melalui Indonesia Communications Pte Ltd, anak perusahaan tidak langsung yang dimiliki Qtel sepenuhnya, dan penyelesaiannya diharapkan tidak lebih dari 15 hari setelah berakhirnya tender yang diperkirakan pada 5 Maret 2009. Juga, ditetapkan tidak ada kondisi yang membatasi tender offer ini.
Di sisi lain, sejumlah analis menilai penawaran tender saham publik Indosat akan diminati investor. Pasalnya, harga yang ditawarkan tergolong premium dengan Qtel siap membayar harga sebesar RP 7.388 per saham. Adapun pada perdagangan Jumat (16/1) saham Indosat ditutup naik Rp 50 (0.88%) ke level Rp 5.750. (E-4) tupani@mediaindonesia.com

0 komentar:
Posting Komentar