Media Indonesia – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berpeluang meningkatkan penerimaan (revenue) perusahaan melalui pembukaan interkoneksi dengan operator baru sambungan langsung internasional (SLI) di Tanah Air.“Telkom tentu punya potensi mendapat revenue dari interkoneksi,” kata Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia, kemarin.
Prinsipnya, lanjut dia, Telkom siap membuka interkoneksi dangan operator manapun sepanjang memenuhi aspek teknis, bisnis dan legal. Ia mengatakan Telkom menyelenggarakan interkoneksi dengan mengacu pada langkah-langkah yang sudah standar.
Itu berarti ada rujukan regulasinya (seperti UU No 36/1999, KM atau Permen, PKS antaroperator), ada uji coba layak operasi (ULO), penyamaan parameter, dan sebagainya. Bagi Telkom yang memiliki jangkauan jaringan luas, interkoneksi sesungguhnya merupakan bisnis potensial. Sebagai operator incumbent saat ini Telkom memiliki 8,7 juta pelanggan fixed line, 13,5 juta pelanggan fixed wireless, dan sekitar 68 juta pelanggan seluler. (RP/E-3)
0 komentar:
Posting Komentar