Indro Bagus SU – detikFinanceJakarta, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) membukukan penurunan laba bersih pada triwulan I-2009 sebesar 23,4% menjadi Rp2,5 triliun dibanding triwulan I-2008 yang sebesar Rp3,2 triliun.
Jumlah pendapatan triwulan I-2009 mencapai Rp14,7 triliun atau turun 2,2% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp15 triliun.
Demikian bahan laporan Telkom dalam paparan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/5/2009).
Posisi utang di triwulan I-2209 sebesar Rp18,234 triliun dengan komposisi 22% dalam dolar AS, 70% dalam rupiah dan 8% dalam yen. Sedangkan triwulan I-2008 posisi utang sebesar Rp14,384 triliun dengan komposisi 59% rupiah, 31% dolar AS dan 9% yen.
“Penurunan porsi utang dolar AS telah meminimalisir kerugian akibat kurs,” tulis bahan paparan publik Telkom.
Capex tahun 2009 dianggarkan sebesar US$2,1 miliar. Fokus untuk capex akan digunakan untuk new wave business. Jumlah pelanggan seluler 72,1 juta naik 40,4% dari triwulan I-2008 sebesar 51,3 juta.
Pelanggan fixed wireless sebanyak 13,4 juta naik 99,4% dari periode yang sama tahun lalau 6,7 juta. Serta fixed wireline 8,7 juta turun 0,1% dari periode yang sama tahun lalu 8,7 juta.
Kinerja 2008
Telkom membukukan laba bersih 2008 sebesar Rp10,6 triliun atau turun 17,4% dari tahun 2007 sebesar Rp12,9 triliun.
Telkom mencatat utang tahun 2008 sebesar Rp19,752 triliun yang komposisinya 71% dalam rupiah, 21% dalam dolar AS dan 8% dalam yen.
Total utang tahun 2007 sebesar Rp15,771 triliun dengan komposisi 61% rupiah, 31% dalam dolar AS dan 7% dalam yen.
Porsi utang dolar AS menurun sebesar 10% di 2008, penurunan tersebut telah meminimalisir kerugian forex dalam tahun 2008.
0 komentar:
Posting Komentar