Rakyat Merdeka – Telkom Flexi menyatakan telah melakukan penjajakan awal dengan produsen Blackberry RIM. Hal itu dikatakan Direktur Consumer Telkom Nyoman G Wiryanata, di sela-sela peluncuran layanan baru Telkom Flexi di Jakarta, beberapa waktu lalu.
“Pasar Blackberry CDMA jelas pasti ada dan kami baru melakukan penjajakan awal. Sama-sama saling melihat peluang yang ada,” ujar Nyoman.
Nyoman mengibaratkan, saat ini Flexi lebih banyak digunakan untuk voice ketimbang layanan lain. “Ibaratnya, jalanan untuk sedan digunakan untuk truk, maka nantinya jalanan tersebut akan habis dan rusak oleh truk. Jadi kami benar-benar harus mempersiapkannya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Telkom Flexi juga meluncurkan layanan baru Flexi Dahsyat, Flexi Community, Flexi Add On dan F-Kios. Flexi Dahsyat berupa kartu perdana flexi prabayar baru dengan fitur dan bonus 34 SMS per bulan dan bonus pulsa 100 menit per bulan. Sedangkan F-Kios merupakan solusi total bagi Telkom dalam menyediakan penjualan pulsa isi ulang.
Hingga Maret 2009, pelanggan Telkom Flexi mencapai 13,3 juta. Naik 100 persen dibandingkan Maret 2008. Dengan demikian, Telkomflexi berhasil menguasai 59 persen pasar CDMA, dari total jumlah pelanggan CDMA di Indonesia sekitar 22 juta pelanggan. Rata-rata penggunaan per pelanggan Telkom Flexi mencapai angka 24.000. *DWI
0 komentar:
Posting Komentar