18 Mei 2009 Telkomsel Lolos Prakualifikasi Proyek Paket 1 & 2 USO

Oleh Fita Indah Maulani

Jakarta, Bisnis Indonesia – PT Telkomsel lulus prakualifikasi tender universal service obligasi (USO) paket 1 dan paket 2 menemani PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dan PT Indonesia Comnet Plus yang telah lulus pada masa prakualifikasi sebelumnya.

Masa prakualifikasi tender USO paket 1 dan 2 atau sebelumnya paket 4 dan 5 kembali diulang karena pada prakualifikasi sebelumnya hanya ada dua peserta yang dinyatakan lulus.

Santoso Serad, Kepala Balai Telekomunikasi dan Informatika Pedesaan (BTIP), mengatakan masa prakualifikasi kedua diikuti oleh tiga perusahaan untuk pengerjaan paket 1, yaitu PT Telkomsel, Indonusa System Integrator Prima, dan Transnetwork Communication Asia.

“Pada paket 2 hanya PT Telkomsel yang masuk. Hasil evaluasi Transnetwork Communication Asia dinyatakan gugur, sisanya ada dua peserta lulus paket satu dan satu perusahaan lulus paket dua,” ujarnya kepada Bisnis, kemarin.

Santoso menambahkan PT Telkomsel akan bergabung dengan perusahaan yang lulus prakualifikasi sebelumnya.

Dimumkan hari ini
Penitia tender hari ini (Senin) akan mengumumkan peserta yang lulus tersebut sekaligus mengundang mereka mengambil dokumen penawaran paling lambat pertengahan pekan ini.

Santoso mengatakan jadwal tender kembali normal dengan adanya dua perusahaan tambahan peserta tender.

Ada empat peserta di paket 1 dan tiga peserta di paket 2. Tingkat antusiasme peserta terhadap paket 2 di akui tidak setinggi paket 1.

BTIP melakukan prakualifikasi Penyediaan Jasa Akses Telekomunikasi dan Informatika Pesedaan paket 1 dan 2 dengan total pagu anggaran sebesar Rp274,76 miliar.

Pemerintah sendiri menargetkan pengerjaan proyek USO paket 1 dan paket 2 bisa mencapai 10% pada akhir tahun ini, sementara pengerjaan tender tahun lalu selesai pada waktu yang hampir sama.

Pekerjaan proyek USO paket 1 blok VI meliputi wilayah Sulawesi Utara dengan 474 desa, Gorontalo sebanyak 184 desa, Sulawesi Tengah sebanyak 744 desa. Paket 1 Blok VII meliputi Sulawesi Barat dengan 236 desa, Sulawesi Selatan 905 desa, dan Sulawesi Tenggara 929 desa. Paket 1 blok IX terdiri dari Maluku dengan 710 desa dan Maluku Utara 576 desa.

Pekerjaan proyek USO paket 2 dilakukan di Papua meliputi 2.247 desa, dan Irian Jaya Barat 768 desa.

Santoso menjelaskan pemenang tender diberikan kebebasan dalam menetapkan kode area, dengan ketentuan jumlahnya tidak boleh lebih kecil dibandingkan dengan kode area eksisting yang berlaku sekarang.

Fundamental technical plan [FTP] untuk kode area yang berlaku untuk Jasa Akses Telkomunikasi dan Informatika Pedesaan tidak perlu mengikuti eksisting sekarang,” ujarnya.

Aturan FTP yang ada sekarang dengan FTP hasil tender USO berbeda.

0 komentar: