Tahun ini pertama kalinya Fortune menyertakan perusahaan dari luar AS
London, Republika (20/08/2009) – Majalah bisnis bergengsi, Fortune, menobatkan produsen BlackBerry, Research in Motion (RIM), sebagai perusahaan dengan kinerja terpesat tahun ini. RIM mengalahkan Apple maupun Google. Dalam daftar yang dikeluarkan Fortune itu Apple hanya menempati urutan ke-39, sementara Google jauh di posisi 68 sebagai perusahaan dengan laju tercepat.
London, Republika (20/08/2009) – Majalah bisnis bergengsi, Fortune, menobatkan produsen BlackBerry, Research in Motion (RIM), sebagai perusahaan dengan kinerja terpesat tahun ini. RIM mengalahkan Apple maupun Google. Dalam daftar yang dikeluarkan Fortune itu Apple hanya menempati urutan ke-39, sementara Google jauh di posisi 68 sebagai perusahaan dengan laju tercepat.
Urutan kedua setelah RIM adalah pembuat perangkat keras komputer, Sigma Design. Sigma memproduksi chip komputer. Sementara yang menohok di urutan ketiga adalah perusahaan internet asal Cina, Sohu.com.
Fortune menganalisis ratusan perusahaan untuk menentukan peringkat ini. Perangkat analisisnya berupa kombinasi laba bersih, dana investasi, dan tingkat pengembalian investasi selama tiga tahun terakhir. Sebelumnya RIM maupun Sohu tidak masuk dalam pantauan Fortune. Tahun ini untuk pertama kalinya Fortune memasukkan perusahaan dari luar AS ke dalam daftar.
Menurut Fortune, BlackBerry menguasai papan urutan karena tengah booming. Jutaan perangkat BlackBerry tersebar di seluruh dunia. Laba RIM meroket 86 persen dalam tiga tahun terakhir, sementara pendapatannya naik 77 persen. Total tingkat pengembalian investasi RIM mencapai 45 persen.
Sementara pendapatan Sigma naik hingga 104 persen dari 2007. sigma menjadi bagian dari produksi cakram digital berupa blue ray DVD. Meraka jua bekerjasama dengan raksasa komputer, Microsoft.
Ekspansi perusahaan dari Cina juga cukup meyakinkan. Tahun ini Cina menempatkan lima perusahaannya di daftar Fortune. Perusahaan laman internet, Shanda ada di urutan tujuh. Lalu perusahaan agen pemesanan hotel Ctrip.com berada di posisi 38; perusahaan perangkat lunak telekomunikasi Asia Info di kursi nomor 40, dan terakhir China Medical Technolgies di nomor 73.
Fortune menggarisbawahi ekspansi perusahaan Cina itu. Menurut Fortune, perusahaan-perusahaan asal Cina meraup untung dari kinerja ekonomi negara Tirai Bambu yang masih kuat, meski saat ini dunia tengah dilanda resesi.
Sementara itu di Jakarta, Depkominfo kembali meminta Research in Motion selaku produsen BlackBerry untuk menepati komitmennya membuka gerai layanan purna jual resmi RIM di Indonesia. Depkominfo dan RIM sepakat batas waktu pembukaan itu pada 21 Agustus mendatang.
“Yang penting bagi Ditjen Postel dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia adalah, RIM harus tetap menepati komitmennya per tanggal 21 Agustus 2009,” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo Gatot S Dewa Broto, dalam siaran pers yang diterima Republika.
Pabrikan asal Kanada itu memang belum punya gerai resmi di Indonesia. RIM hanya bekerjasama dengan sejumlah operator telekomunikasi lokal untuk menjual produknya yang kini tengah laku keras.
Depkominfo dan Depdag meminta RIM membuka gerai resminya. Bila tidak, pemerintah mengancam pengajuan sertifikasi RIM baik untuk tipe yang eksisting maupun yang baru. Sampai pekan lalu, RIM sudah menuntaskan sejumlah tahap pembangunan. ■ bbc/evy
0 komentar:
Posting Komentar