Media Indonesia – Laba bersih (net income) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) pada triwulan II/2009 tercatat naik 45,9% jika dibandingkan dengan triwulan I/2009.
Kalau pada triwulan I/2009 Telkom hanya mampu membukukan laba bersih sebesar Rp2,46 triliun, pada triwulan II/2009 nilai laba bersih yang berhasil dibukukan mencapai Rp3,59 triliun.
Vice President Publik and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia dalam keterangan resminya mengatakan keuntungan yang dicapai Telkom di tengah krisis ini memberi sinyal positif.
“Kinerja keuangan Telkom pada triwulan II/2009 jauh lebih baik dan menyiratkan sinyal positif terkait dengan usaha manajemen perseroan dalam mengatasi imbas krisis ekonomi global maupun persaingan bisnis antaroperator telekomunikasi yang sangat ketat di Tanah Air,” katanya.
Selain kenaikan laba bersih, ucap Eddy, BUMN itu mencatat kenaikan pendapatan operasi (operating revenues) Rp15,97 triliun, atau tumbuh 8,6%. Adapun laba operasi (operating income) tercatat Rp6,29 triliun atau tumbuh 18,9%.
Eddy menyakini kinerja Telkom akan lebih meningkat di masa yang akan datang. Dari sisi operasional, kinerja Telkom di triwulan II/2009 juga membaik. “Kecuali jumlah pelanggan wireline yang relatif stagnan (8,7 juta pelanggan),” ujarnya.
Selain lini usaha di telepon kabel, saat ini Telkom mengelola sekitar 13,5 juta pelanggan wirelesss (Flexi). Dengan demikian, total jumlah pelanggan fixes lines tercatat lebih dari 22 juta.
Di segmen telepon seluler, Telkom melalui anak perusahaannya, Telkomsel, memiliki tak kurang dari 76 juta pelanggan. Pada segmen layanan broadband (Speedy), Telkom memiliki lebih dari 800 ribu pelanggan. (RR/E-6)

0 komentar:
Posting Komentar