Jempol Aktif Memencet, Obrolan pun Mengalir Lancar
Kontan (24/06/09) – Masih ingat MIRC atau ICQ? Fasilitas chatting alias ngobrol lewat internet tersebut sempat populer pada awal tahun 2000-an. Lalu muncul mobile content SMS chat yang memopulerkan chatting via telepon seluler (ponsel). Kini dengan fitur yang lebih lengkap, fasilitas chatting menyatu dengan email atau jejaring sosial.
Kontan (24/06/09) – Masih ingat MIRC atau ICQ? Fasilitas chatting alias ngobrol lewat internet tersebut sempat populer pada awal tahun 2000-an. Lalu muncul mobile content SMS chat yang memopulerkan chatting via telepon seluler (ponsel). Kini dengan fitur yang lebih lengkap, fasilitas chatting menyatu dengan email atau jejaring sosial.
Meningkatnya kemampuan akses pelanggan ponsel ke internet membuat SMS chat mulai ditinggalkan. Bagaimana tidak, saat ini ponsel kelas bawah sudah menyediakan koneksi general packet radio service (GPRS). Tarif koneksi GRPS dari para operator yang kian murah membuat chatting semakin lancar. Mau ngobrol lewat Yahoo Messenger (YM), MSN Mesenger, Googletalk, ataupun Facebook chat? Ayo, aja, siapa takut?
Aplikasi YM sebagai value added services (VAS) layanan telepon seluler pertama kali dirintis oleh PT Hutchison CP Telecommunications (Tri). Tri menggebrak layanan ngobrol secara langsung lewat SMS memakai jaringan YM. Saat itu Tri sudah berani memasang tarif murah meskipun belum ada pesaingnya.
Tri mematok tarif berlangganan YM sebesar Rp3.000 untuk seminggan dan Rp10.000 untuk sebulan. Selain bisa diakses lewat SMS, pelanggan Tri juga bisa mengakses YM lewat GPRS.
Selang agak lama, sejumlah operator mengikuti jejak Tri. Sebut saja Telkomsel yang buru-buru menggandeng YM dengan Telkomsel Chatbox, Indosat (IM3) dengan Mig33, dan Excelcomindo Pratama (XL) dengan Yahoo!Zone.
Djunaedy Hermawanto, VP Marketing Product Strategy XL, mengatakan semua fasilitas dari Yahoo, seperti YM, Yahoo One Search dan Yahoo Mail bisa dinikmati tanpa perlu mengunduh aplikasi khusus. “Pelanggan tinggal mendaftar lewat WAP XL ataupun lewat SMS,” ujar Djunaedy.
Tentu XL menawarkan tarif berlangganan yang bersaing, yaitu Rp3.000 per 7 hari. Tarif tersebut tak menghitung berapa besar data yang diunduh saat berada di Yahoo!Zone.
Untuk berkompetisi dengan para pesaingnya, Indosat merangkul Mig33 yang merupakan salah satu penyelenggara jasa chatting yang mengintegrasikan layanan pesan instan: YM, Googletalk, Windows Live Messenger, dan American Online (AOL). “Mig33 digunakan oleh enam juta pelanggan di Indonesia, empat juta di antaranya adalah pelanggan Indosat,” kata Teguh Prasetya, Group Head Brand Marketing Indosat.
Chatting dan berbagai layanan tambahan merupakan upaya operator menggenjot trafik data. Meski porsi pendapatan dari lau lintas data belum sebanding dengan pendapatan dari suara dan SMS, Djunaedy dan Teguh optimistis bahwa pertumbuhan layanan data akan memberikan kontribusi signifikan di masa yang akan datang. *Dian Pitaloka Saraswati


0 komentar:
Posting Komentar