19 Juni 2009 Flexi & Esia berebut pasar anak muda

Oleh Muhammad Sufyan
Bisnis Indonesia

Bandung (18/06/09): Dua operator telepon tetap bergerak terbatas berbasis teknologi CDMA di Jabar bersaing ketat dalam merebut segmen pasar generasi muda, setelah sebelumnya mensasar seluruh kalangan.

PT Telkom Divre III selepas meluncurkan kampanye Smart Generation Party terus melakukan roadshow ke sekolah menengah, sementara PT Bakrie Telecom menggelar lomba dan kegiatan lingkungan bertema anak muda.

Walden Robert Bakara, EGM PT Telkom Divre III, mengungkapkan generasi muda merupakan aset pelanggan potensial di masa mendatang, sehingga harus diedukasi sejak dini dengan pendekatan teknologi populer.

Oleh karena itu, Telkom meluncurkan gerakan edukasi bertajuk Smart Generatin Party pada awal Mei lalu yang diteruskan denagn Smart Generation Holiday di dua sekolah menengah atas.

Dengan mengambil lokasi di SMAN 20 dan SMAN 14 masing-masing selama empat hari, Telkom mengadakan berbagai perlombaan bertema hobi anak muda seperti Fun Foto, Fun Blog, Futsal, dan Gaming Counter Strike.

Secara simultan, operator telepon tetap nirkabel jangkauan terbatas itu juga menggeber tarif promo Flexi yang mempu menampung hingga 50 anggota komunitas dengan tarif gratis sejak 20 Mei 2009.

Uang saku
Sementara itu, Manager Area Bandung PT Bakrie Telecom Jabar Candra mengatakan segmen generasi muda potensial untuk digarap, karena uang saku mereka cocok dengan penawaran tarif Esia.

Menurut dia, tarif reguler Esia sulit disaingi operator GSM karena biaya penggunaan frekuensinya jauh lebih murah. Oleh karena itu, kampanye operator GSM di kalangan anak muda tidak efektif.

“Ini yang harus digarisbawahi. Semakin murah, semakin diminati, karena segmen menengah atas di Indonesia itu sedikit,” katanya.

Dia juga melihat bahwa secara keseluruhan generasi mudah yang menggunakan layanan data berbasis akses CDMA belum begitu banyak, sehingga sesuai dengan portofolio Esia yang fokus di suara dan SMS.

0 komentar: