03 Juni 2009 Soal SLI, Indosat dan Bakrie Sudah Sepakat

Jakarta, Investor Daily – Indosat telah mencapai beberapa kesepakatan mengenai pembukaan interkoneksi sambungan langsung internasional (SLI) dengan Bakrie Telecom. Kesepakatan business to business (B to B) itu akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama (PKS) pada Juni mendatang.

“Kami telah mencapai kesepakatan dengan Bakrie Telecom untuk beberapa pembahasan, termasuk paket promosi yang akan dilakukan Bakrie Telecom,” kata Dirut Indosat Johnny Swandi Sjam di Jakarta, Selasa (2/6).

Johnny mengatakan, tercapainya kesepakatan ini juga merupakan wujud dari komitmen Indosat untuk selalu menyambut baik kehadiran operator SLI baru. Pihaknya juga selalu mendukung setiap operator yang ingin membuka interkoneksi, termasuk untuk layanan internasional, dengan semangat untuk memberikan manfaat kepada semua, termasuk pelanggan.

Sebelumnya muncul beberapa persoalan menyangkut interkoneksi SLI itu, termasuk takut bersaing.

“Sebagai penyedia jasa, kami sudah berkompetisi sejak dulu. Sebelumnya kami bersaing dengan VoIP. Masa, sekarang harus takut berkompterisi,” kata dia.

Untuk menjaring pelanggan SLI, Indosat membuka tiga akses, yaitu 001 dan 008 untuk akses yang terjangkau, serta 01016 untuk akses yang jernih dan berkualitas.

Sementara itu, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi mengatakan, persoalan belum dibukanya interkoneksi SLI Bakrie Telecom oleh Indosat hanya terganjal masalah teknis. Artinya, keduanya masih bisa menemukan solusi terbaik.

“Selama belum ada surat permintaan Bakrie Telecom ke kami berarti belum ada persoalan besar. Keduanya masih berbicara b to b tanpa melibatkan pemerintah,” kata dia.

Mengacu Permen Kominfo No 8/2006 tentang Interkoneksi, kata dia, BRTI akan turun tangan menyelesaikan sengketa interkoneksi bila diminta salah satu pihak. Ketika bertemu dengan manajemen Bakrie Telecom sekitar April 2009, perusahaan operator milik kelompok usaha Bakrie Group ini menyatakan kesiapan operasional SLI sudah sampai 100%. (cep)

0 komentar: