Oleh Muhammad Sufyan
Bisnis Indonesia
Bandung: PT Telkom Divre III Jabar Banten secara resmi akan memisahkan unit bisnis Flexi per 1 Juli 2009 dengan misi mempercepat laju bisnis BUMN tersebut.
General Manager Commerce Flexi Area Jabar-Banten Muhammad Muaf mengungkapkan proses teransisi menuju kemandirian berlangsung sejak April lalu dengan fokus utama pada peralihan kewenangan.
“Saat ini kami belum diberi target pendapatan oleh Direktur Konsumer, karena masih dalam proses integrasi unit sendiri. Target masih diberikan kepada EGM PT Telkom Divre III,” katanya kemarin.
Menurut Muaf, unit bisnis Flexi baru akan diberi target pendapatan terhitungan 1 Juli. Akan tetapi, besarannya belum dibahas oleh unit itu mapun kantor pusat.
“Yang jelas, dengan pemisahan ini, saya pribadi berharap gerak usaha bisnis Flexi lebih gesit, bisa secepat operator seluler milik swasta.”
Pemisahan itu disertai juga dengan pemberian kewenangan yang lebih luas dibidang penjualan, jaringan, dan pelayanan, sehingga infrastruktur usaha yang dimiliki akan ditentukan sendiri.
Achmad Sugiarto, Deputi EGM PT Telkom Divre III Jabar-Banten, mengungkapkan pemisahan unit usaha itu akan disertai dengan perpindahan ratusan karyawan di Jabar-Banten ke divisi tersebut.
Dengan jumlah karyawan Divre III 1.077 orang saat ini, perpindahan ini ditujukan guna efisiensi karyawan yang disesuaikan dengan kompetensinya.
“Arah itu sudah bisa dilihat sejak kami menerapkan pensiun dini pada April lalu. Dengan jumlah karyawan sangat gemuk sementara teknologi informasi makin meluas, kami perlu melakukan right sizing organisasi.”
Achmad mengatakan pemisahan unit membuat karyawan akan fokus pada produk yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing.


0 komentar:
Posting Komentar