04 Juni 2009 Persoalan interkoneksi SLI 009 diklaim selesai

Oleh Fita Indah Maulani
& Roni Yunianto

Bisnis Indonesia

Jakarta: Indosat mengklaim pembicaraan soal pembukaan interkoneksi layanan sambungan langsung internasional (SLI) dengan PT Bakrie Telecom Tbk (Btel) sudah mencapai kesepakatan kedua belah pihak.

Fadzri Sentosa, Direktur Jabotabek & Corporate Sales PT Indosat Tbk, mengatakan pembukaan interkoneksi untuk layanan telepon internasional milik Bakrie Telecom telah mencapai kesepakatan, termasuk mengenai paket promosi yang akan dilaksanakan oleh operator SLI baru.

“Kami segera melakukan tindak lanjut berupa penandatangan perjanjian kerja sama yang akan diselenggarakan bulan ini,” ujarnya, kemarin.

Dia menjelaskan kesepakatan merupakan wujud dari komitmen Indosat untuk menyambut baik kehadiran setiap operator SLI baru.

Kesepakatan ini, tambah Fadzri, merupakan hasil negosiasi dengan mengacu kepada ketentuan interkoneksi yang ada, sementara mekanisme promosi di jaringan kedua belah pihak merupakan hasil negosiasi secara B to B antara Indosat dan Btel tanpa intervensi pihak mana pun baik regulator maupun pemerintah.

“Tercapainya kesepakatan ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung kompetisi yang sehat,” ujar Fadzri.

Indosat mengaku masalah SLI sudah tidak ada masalah baik secara bisnis maupun teknis dan administrasi.

Menurut Fadzri, tertundanya kerja sama interkoneksi hanya dipicu oleh masih dibutuhkannya waktu untuk transisi.

“Prinsipnya kami perlu berkompetisi dan kalau membuka interkoneksi ada tahapan-tahapannya misalnya, pengujian pada sistem penagihan [billing], kapasitas hingga kesepakatan harga sampai dengan di mana saja titik-titik interkoneksi disepakati,” paparnya.

Tercapainya kesepakatan ini juga merupakan wujud dari komitmen Indosat untuk selalu menyambut baik kehadiran operator sambungan langsung internasional (SLI) baru serta selalu mendukung setiap operator yang ingin membuka interkoneksi, termasuk untuk layanan internasional, dengan semangat untuk memberikan manfaat kepada semua, termasuk pelanggan.

Separuh harga
Sementara itu, masalah set up billing juga sudah mencapai kesepakatan, Selasa. Division Head Public Relation Indosat Adita Irawati mengatakan masalah ini sudah mencapai kata sepakat, tatapi berapa besarannya masih belum bisa dipublikasikan.

Namun, seorang eksekutif Bakrie Telecom Tbk mengatakan persoalan set up billing tersebut masih belum menyepakati soal harga. “Kami menawar harga separuh dari harga yang disampaikan Indosat sebesar Rp40 juta per set up billing menjadi Rp20 juta,” tegasnya.

Indosat saat ini memiliki tiga set up billing yang bisa bersaing di seluruh segment, 001 untuk kelas premium, 008 pasar menengah, dan 01016 bagi kelas low end.

Harga set up billing yang ditetapkan Indosat kepada Bakrie Telecom sebesar Rp40 juta per set up billing atau total Rp120 juta.

Jumlah tersebut kabarnya lebih mahal dibandingkan dengan hasil kesepakatan Bakrie Telecom dengan PT Telekomunikasi Indonesia sebesar Rp21 juta per set up billing

0 komentar: