Jakarta, Investor Daily – PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) menunda rencana pembangunan 300-400 menara pemancar telekomunikasi (base transceiver station/BTS). Penundaan ekspansi tersebut merupakan salah satu upaya perseroan untuk meminimalisasi pengeluaran dana tahun ini.Dirut Meobile-8 Telecom Wityasmoro Sih Handayanto menegaskan, pihaknya telah menghentikan sementara pembangunan BTS. “Kami akan fokus pada peningkatan kapasitas di tempat-tempat yang sudah ada,” kata dia dalam rapat umum pemegang obligasi (RUPO) persoran di Jakarta, belum lama ini.
Mobile-8 akan mengkaji ulang sejumlah rencana investasi yang telah disusun sebelumnya. Perseroan hanya akan mengembangkan bisnis operator CDMA ( code division multiple access) di Jawa melalui peningkatan kualitas layanan.
Pada kuartal I-2009, Mobile-8 membukukan rugi bersih Rp 185,4 miliar atau bengkak 731,4% dibandingkan periode sama 2008 sebesar Rp22,3 miliar. Pendapatan konsolidasi perseroan juga anjlok 48,9% menjadi Rp135,6 miliar dari sebelumnya Rp265,2 miliar.
“Kerugian ini karena perang tarif tahun lalu, sehingga pasar irasional. Mudah-mudahan kondisi itu tidak berlanjut pada 2009,” kata Wityasmoro. (fei)
0 komentar:
Posting Komentar