04 Mei 2009 Telkom Mencanangkan “Janten Bumina Speedy”

Bandung, Pikiran Rakyat – Telkom mencanangkan wilayah Jabar Banten menjadi daerah yang dapat mengakses internet hingga ke pelosok dan memasyarkatkan broadband di Jabar Banten dengan visi “Janten (Jabar Banten) Bumina Speedy 2009”. Upaya itu sekaligus mendukung niat pemerintah daerah menjadikan Jawa Barat sebagai cyber province.

Hal itu dikatakan General Manager PT Telkom Divre III Jabar Banten, Walden R Bakara di sela-sela acara “Smart Generation Party’ di Politeknik Telkom, Bojongsoang Bandung, Sabtu (2/5). Menurut dia, ini merupakan strategi Telkom Divre III untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Jabar Banten mengenai teknologi informasi. Sebelumnya juga pernah diluncurkan program Gerakan Memasyarakatkan Teknologi Informatika (Gematik) dan program lainnya,” katanya.

Dikatakan, “Janten Bumina Speedy” dimaksudkan agar Jabar Banten menjadi cyber provice yang menggunakan teknologi informasi untuk pembangunan daerahnya dengan pilihan akses broadband utama Speedy. “Hal itu tidak menutup kemungkinan bila masyarakat menggunakan fasilitas dari operator lain,” ujarnya.

Menurut Walden, pihaknya tidak hanya semata-mata menjual akses, tapi juga konsep agar masyarakat dapat menggunakan internet untuk memajukan usahanya. Saat ini, Walden menilai masyarakat Jawa Barat sebagian besarnya hanya menjadi penikmat internet belum mencapai pada memanfaatkan internet.

“Secara fasilitas dan infrastruktur Telkom adalah yang terluas dengan jangkauan hampir di seluruh daerah khususnya yang dilalui jalan raya. Dan itu sudah cukup mencakup semua daerah di Jabar. Yang harus ditingkatkan lagi adalah dari sisi kemampuan penggunaannya,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pada kesempatan yang sama mengatakan, dalam rangka cyber provice diharapkan IT bisa menjadi sarana pengentasan masalah-masalah yang ada di Jawa Barat dan adanya program-program kreatif seperti “Smart Generation party” akan terbagun minat dan bakat para peserta, khususnya siswa SMA, SMK dan MAN dibidang teknologi informasi sejak usaia dini.

“Program-program seperti itu tentu dapat menumbuhkan dan mengelola potensi generasi muda kita ke depan serta mengakselerasi kemampuan mereka. Ke depannya generasi smart diharapkan mampu mengembangkan internet sebagai salah satu wahana efektif dalam peningkatan taraf hidup masyarakat, khususnya di Jabar,” katanya.

Dijelaskan, hingga 31 Desember 2008 penduduk Jabar telah mencapai 42,1 juta jiwa atau sekitar 20% dari penduduk Indonesia. Ini merupakan pangsa pasar IT terbesar. Jadi, menurut dia, sangatlah wajar bila kemudian ketika sejumlah provinsi di Indonesia memprogramkan untuk menjadi cyber province. “Maka, perusahaan IT yang paling bertanggung jawab dan yang harus paling siap bekerja sama dengan Jabar dengan harga semurah-murahnya atau bahkan gratis adalah PT Telkom,” katanya optimistis. (A-190)***

0 komentar: