20 Februari 2009 TM Malaysia & Etisalat Pembeli Siaga XL

Rights issue pada kuartal II 2009

Oleh Bambang P. Jatmiko & Sylviana Pravita R.K.N

Jakarta, Bisnis Indonesia – Pemegang saham PT Excelcomindo Pratama, Telecom Malaysia International (TM) dan Emirates Telecommunications Corporation (Etisalat) menjadi pembeli siaga (standby buyer) penawaran publik terbatas (rights issue) PT Excelcomindo Pratama Tbk.

Direktur Utama Excelcomindo Hansul Suhaimi mengatakan pemegang saham pengendali perseroan menyatakan siap untuk menjadi pembeli siaga dalam rights issue 15% saham perseroan.

“Rencana rights issue ini akan kami bawa dalam rapat umum pemegang saham Maret. Apabila disetujui, kami segera melakukan aksi korporasi itu setidaknya pada kuartal II tahun ini,” katanya kemarin.

Excelcomindo telah menunjuk JP Morgan, Merril Lynch, dan Mandiri Sekuritas untuk membantu rights issue perseroan sebagai pengatur emisi (arranger). Menurut Hasnul, perseroan dan pengatur emisi masih menghitung harga saham baru yang akan dilepas ke pasar.

Excelcomindo menggelar rights issue untuk memenuhi permintaan otoritas pasar modal yang meminta agar perseroan menambah sahamnya yang ada di pasar.

Pada penutupan perdagangan kemarin, harga saham emiten berkode EXCL ini turun 4,55% menjadi Rp 1.050 dibandingkan dengan penutupan perdagangan 17 Februari, yaitu Rp1.100. Dengan mengacu pada harga saham itu, kapitalisasi pasar perseroan Rp7,44 triliun.

Etisalat, operator seluler nomor satu di Emirat Arab, menjadi penyedia jasa telekomunikasi dan membeli 15,97% saham Excelcomindo pada akhir 2007 dari Peter Sondakh yang memilikinya melalui Bella Sapphire Ventures Ltd. TM menguasai 83,79% saham Excelcomindo melalui Indocel Holding Sdn Bhd. (bambang.jatmiko@bisnis.co.id/sylviana.prvita@bisnis.co.id)

0 komentar: