Oleh Fita Indah Maulani & Arif Pitoyo
Jakarta, Bisnis Indonesia (27/5/2009) – PT Indosat Tbk diketahui menerapkan persyaratan yang cukup berat kepada PT Bakrie Telecom Tbk (Btel) dalam rangka pembukaan interkoneksi sambungan langsung internasional (SLI) 009.
Jakarta, Bisnis Indonesia (27/5/2009) – PT Indosat Tbk diketahui menerapkan persyaratan yang cukup berat kepada PT Bakrie Telecom Tbk (Btel) dalam rangka pembukaan interkoneksi sambungan langsung internasional (SLI) 009.
VP Intercarrier Bakrie Telecom Herry Nugroho mengungkapkan syarat yang diminta anak perusahaan Qatar Telecom itu sangat banyak dan cenderung menerapkan biaya tinggi, terutama untuk set up billing system yang mencapai Rp120 juta, padahal dengan Telkom tidak dimintai biaya apa pun.
Syarat lainnya yang cenderung kearah praktik maonopoli, lanjutnya, adalah melarang Btel menerapkan biaya promosi selama 3 bulan pertama setelah pembukaan interkoneksi untuk tarif SLI 009.
“Padahal keunggulan kami adalah pada tarif yang dibanting hingga 70% dibandingkan dengan kompetitor sehingga konsumen terancam dihalangi untuk mendapatkan harga alternatif. Mungkin mereka [Indosat] khawatir kue SLI-nya tergerus,” tuturnya.
Dahulu, penyelenggara SLI hanya dilaksanakan oleh Indosat dengan nomor pendek 001. Namun, adanya kebijakan duopoli telekomunikasi saluran tetap antara Telkom dan Indosat yang dimulai pada Agustus 2002 menjadikan Telkom yang semula hanya bermain dalam telekomunikasi domestik pun segera mendapat lisensi sebagai penyelenggara SLI dengan nomor pendek 007.
Pada 2007, Indosat dan Telkom juga pernah berseteru seputar penutupan interkoneksi oleh masing-masing pihak baik lewat telepon rumah, wartel, maupun ponsel, tetapi dapat diselesaikan dengan baik oleh BRTI.
Herry menambahkan dengan Telkom, pihaknya malah sudah mulai membahas pembukaan interkoneksi SLI secara nasional. Saat ini interkoneksi SLI 009 baru dibuka Telkom di empat kota besar, meliputi Jakarta, Surabaya, Batam dan Medan.
Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk, mengatakan interkoneksi sambungan langsung internasional dengan Indosat belum dibuka hingga saat ini.
“Mereka [Indosat] bilang masih dalam proses, namun belum dibuka hingga saat ini. Semula dikatakan akan dibuka bulan ini,” ujarnya, kemarin.
Ketika peluncuran SLI 009 pertengahan bulan lalu, pihak Btel mengaku telah memperoleh informasi jika interkoneksi dengan Indosat akan dibuka dalam jangka waktu 2 pekan.
Masih dibicarakan
Adita Irawati, Division Head Public Relation Indosat, mengatakan interkoneksi SLI dengan Btel belum dibuka, karena posisi terakhir masih dilakukan perundingan antara kedua belah pihak.
“Pada dasarnya kami tidak menutup interkoneksi dengan siapa pun, Indosat sangat terbuka sepanjang kerja sama yang disepakati menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ujarnya ketika dihubungi Bisnis.
Dia menjelaskan pembicaraan antara kedua belah pihak belum selesai karena masih ada beberapa poin yang belum menemukan titik temu. Posisi sekarang Indosat masih menunggu konirmasi dari Btel.
Masalah promosi layanan SLI dengan dibukanya interkoneksi menjadi salah satu poin yang masih mengganjal. Adita menjelaskan pihaknya sudah mengajukan usulan kepada Btel, tetapi belum memperoleh konfirmasi hingga saat ini.


0 komentar:
Posting Komentar