Jakarta, Kontan ( 26/5/2009) – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) masih belum menentukan porsi dividen dari laba bersih 2008. sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Telkom akan membagikan dividen sebesar 55% dari laba bersih 2008.
Direktur Keuangan TLKM, Sudiro Asno menjelaskan, porsi pembagian dividen itu tergantung hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan berlangsung 12 Juni 2009. Memang, kata Sudiro, tahun lalu TLKM membagi dividen final senilai Rp7,07 triliun atau setara 55% dari laba bersih 2007. Total porsi dividen itu sudah mencakup bonus sebesar 15% dari laba bersih TLKM tahun 2007.
Persoalannya, tahun lalu laba bersih TLKM turun 17% ketimbang laba bersih 2007 menjadi Rp 10,62 triliun. Lagi pula, saat ini TLKM masih mencari dana segar guna menutupi kebutuhan belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini senilai US$ 2,1 miliar. “Jadi porsi dividen 2008 bisa lebih besar bisa juga lebih kecil dari dividen 2007,” kata Sudiro, kemarin.
Soal capex, TLKM berniat memenuhinya dari kas internal, pembiayaan vendor (vendor financing) dan utang ke bank. “Kami akan menerbitkan obligasi jika tidak berhasil meraih kredit,” kata Sudiro. Kini, TLKM sudah meraih komitmen utang Rp2,5 triliun dari tiga bank lokal dan satu institusi keuangan. *Fitri Nur Arifenie



0 komentar:
Posting Komentar