30 Juni 2009 21 Perusahaan Lolos Prakualifikasi Tender Pita Lebar

Jakarta, Koran Jakarta – Sebanyak 21 perusahaan dinyatakan lolos sebagai peserta tender akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access/BWA) yang diselenggarakan Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo).

“Dari 22 perusahaan yang mengembalikan dokumen penawaran, hanya satu perusahaan yang tidak lolos di tahap prakualifikasi yaitu PT Giland Teknikatama,” ungkap juru bicara tender BWA Iwan Krisnandi, Senin (29/60).

Dijelaskannya, gagalnya Giland Teknikatama mengikuti tahap berikutnya dalam tender yang memperebutkan 15 zona dengan 2 blok frekuensi di spektrum 2,3 GHz tersebut karena izin penyelenggaraannya sudah kedaluwarsa.

“Izinnya sudah dicabut oleh Dirjen Postel belum lama ini. Otomatis perusahaan ini gugur,” katanya.

Tender BWA memiliki harga dasar penawaran bagi 15 zona untuk spektrum 2,3 GHz sebesar 52,35 miliar rupiah. Harga frekuensi termahal terdapat di zona 4, yakni Jakarta, Banten, Bogor, Tangerang, dan Bekasi senilai 15,16 miliar rupiah per bloknya.

Harga termurah terdapat di zona 10 yang meliputi Maluku dan Maluku Utara yakni 45 juta rupiah.

Kabar beredar mengatakan Indosat dan Telkom berani mematok harga 10 kali lipat dari reserved price untuk memenangi tender. Pesaing ketat kedua perusahaan ini adalah konsorsium WiMax Indonesia (KWI) yang diisi oleh 20 perusahaan penyedia jasa Internet. ■ dni/E-2

0 komentar: