24 Juni 2009 Centrin gandeng Hutchison perkuat Internet

Bandung, Bisnis Indonesia (23/06/09) – PT Centrin Online Tbk menjajaki kerja sama dengan Hutchison, perusahaan telekomunikasi asal Hong Kong, untuk memperkuat layanan Internet guna mendorong perolehan laba hingga akhir tahun ini.

Ismail Hirawan, Direktur Utama PT Centrin Online Tbk, mengatakan langkah ekspansi ini berpotensi mendorong kinerja perseroan di tengah imbas krisis finansial global yang masih terasa saat ini.

“Kami menargetkan laba naik 50% dari 2007. Perseroan memproyeksikan pendapatan melalui kerja sama ini berkontribusi 30% - 40% terhadap perolehan laba pada akhir 2009,” katanya kepada Bisnis baru-baru ini.

Pada 2007, perusahaan penyedia jaringan Internet ini mencatatkan laba bersih Rp15,75 miliar, sedangkan per akhir 2008, Centrin membukukan rugi bersih Rp16,3 miliar akibat melonjaknya beban operasional dan beban lainnya.

Salah satu penyebab melonjaknya beban usaha perseroan ialah masa konsolidasi pascaakuisisi PT Khasanah Timur Indonesia (KTI) pada tahun lalu. “Kerja sama ini diharapkan bisa mendorong kembali kerja perseroan sepanjang 2008,” ujarnya.

Ismail mengatakan proses penjajakan kerja sama ini hampir rampung. Kedua perusahaan ini rencananya menandatangani perjanjian kerja sama pada bulan depan. “Kami akan menjadi perusahaan lokal dari mitra kerja sama ini di Indonesia,” katanya.

Dia mengatakan melalui kerja sama ini perseroan berencana membidik penyediaan jaringan Interent untuk segmen perusahaan berskala besar.

Korporasi besar
Menurut dia, pangsa pasar korporasi berskala besar cukup potensial untuk digarap, karena belum banyak perusahaan telekomunikasi yang menyasar segmen tersebut. “Kami targetkan ada puluhan perusahaan yang menjadi langganan pada tahun ini,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, menurutnya, perseroan berencana mengembangkan multi protocol label switching (MPLS), dan international private leased circuit (IPLC) untuk memudahkan korporasi pengguna layanan Internet berhubungan dengan seluruh kantor cabang di Tanah Air.

Ismail optimistis mampu menggenjot kinerja pada tahun ini mengingat penetrasi jaringan Internet di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara lainnya.

“Kami harus mencari pasar yang masih potensial untuk menyiasati ketatnya persaingan sepanjang tahun ini,” ujarnya.

Sun Jen Tjin, Direktur Keuangan Centrin Online, menambahkan kerja sama dengan perusahaan telekomunikasi asal Hong Kong tersebut bisa mendongkrak laba usaha sepanjang tahun ini. (K35)

0 komentar: