09 Juni 2009 Inti kembangkan bisnis game

Oleh Muhammad Sufyan
Bisnis Indonesia

Bandung ( 8/6/2009):PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti) mulai mengembangkan lini usahanya di bidang game (permainan), guna memperluas portofolio eksisting bidang solusi dan manajemen jasa.

Gerhard Simanjuntak, Kepala Unit Regional IT Center of Excellence (RICE) PT Inti, mengungkapkan divisinya yang fokus mengelola industri peranti lunak pengusaha pemula ataupun inkubator bisnis, saat ini mulai menemukan talenta unggul bidang game.

Dengan berbasis peranti lunak terbuka, saat ini ada sekitar 18 pengusaha pemula binaan dibidang tersebut yang nantinya akan disinergikan, sehingga pihaknya bertindak sebagai agregator konten.

RICE merupakan proyek percontohan yang dilakukan Departemen Perindustrian (Depperin) dengan mendirikan pusat inkubator bisnis peranti lunak di sejumlah kota.

“Harus diakui pengusaha pemula, apalagi yang berbasis hobi, memang sangat mempuni secara teknik. Jangan ajarkan mereka soal detail teknis, maupun bahasa pemrograman software,” katanya kepada Bisnis seusai OSSFest 2009, akhir pekan lalu.

RICE Inti menilai kreasi game yang diciptakan pada tahun ini jauh lebih matang dibandingkan hasil yang dipresentasikan pada OSSFest tahun, karenanya, terlihat ada peningkatan kemampuan peserta binaan.

Bahkan game yang dibuat tidak saja siap dijalankan pada komputer personel notebook dan netbook, tetapi juga sudah bisa dijalankan pada ponsel yang sudah mengadopsi sistem Java dan sejenisnya.

Varian game yang diciptakan pun semakin berwarna. Kemajuan serupa juga diperlihatkan developer peranti lunak sistem terbuka yang fokus di bidang lainnya, seperti animasi dan desain.

Sekalipun demikian, lanjut Gerhard, mereka lemah dalam bidang pemasaran, pemahaman industri, ataupun kesesuaian dengan regulasi yang ada. Akibatnya, produk sebagus apa pun, kerap tidak berhasil secara komersial.

“Kami lihat skill mereka oke sekali, tapi soft skill dan cakrawala bisnisnya masih lemah. Kemampuan dalam lobi, apalagi jejaring bisnis mereka masih terbatas, sehingga sulit berkembang lebih luas,” katanya.

Rudi Mulyadi, Manager Humas PT Inti, mengungkapkan dengan spesialisasi perusahaan dibidang perangkat keras pada masa lalu dan peranti lunak saat ini, otomatis memiliki jejak rekam yang baik.

Oleh karenanya, BUMN ini membina pengusaha pemula binaan ini untuk selanjutnya coba ditawarkan kepada operator seluler ataupun pengembang game di Indonesia yang lebih dulu eksis.

0 komentar: