25 Juni 2009 Jardiknas Hubungkan 20.000 Sekolah

Tamansari, Galamedia – PT Telkom melalui program Speedy Schoolnet menggelar jaringan pendidikan nasional (jardiknas) zona sekolah yang menghubungkan hampir 20.000 sekolah se Indonesia. Jaringan yang lebih dikenal dengan Schoolnet Indonesia ini merupakan program yang dicanangkan Departemen Pendidikan Nasional, dalam rangka menyediakan jaringan informasi dan komunikasi antarsekolah di seluruh Indonesia.

“Penggelaran jaringan untuk program Schoolnet Indonesia ini adalah bukti nyata keseriusan Telkom dalam mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia, baik untuk pendidikan tinggi maupun untuk pendidikan dasar dan menengah,” jelas Direktur Utama PT Telkom, Rinaldi Firmansyah, usai menghadiri opening ceremony “e-Indonesia Initiative Forum” di Aula Barat ITB, Jln. Tamansari Bandung, Rabu (24/6).

Program dengan tema “Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Next Generation Indonesia” ini digagas sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB bekerja sama dengan Dewan TIK Nasional Departemen Komunikasi dan Informatika.

Dikatakan Rinaldi, pengembangan dan pemanfaatan TIK akan sangat berperan dalam meningkatkan pengetahuan bangsa. “Kami percaya pengembangan dan pemanfaatan teknologi ini akan berperan dalam meningkatkan pengetahuan, sehingga kualitas sumber daya manusia di Indonesia akan semakin meningkat,” tambahnya.

Speedy Schoolnet pada dasarnya produk layanan Speedy yang diberikan khusus kepada komunitas sekolah. Layanan ini terhubung dalam jardiknas zona sekolah dengan memberikan tambahan kemampuan layanan khusus. Dengan persyaratan khusus dapat mengakses private network komunitas (intranet jardiknas) melalui jaringan Speedy.

Selain itu, untuk melengkapi Schoolnet Indonesia disediakan juga konten pembelajaran untuk lingkungan sekolah yang diberi nama Indismart. Konten ini merupakan konten pembelajaran yang dapat diakses secara online berisi materi pembelajaran tingkat SD, SMP hingga SMA dari berbagai disiplin ilmu. Konten tersebut pada intinya merupakan modul belajar siswa yang menjelaskan secara visual dan tekstual, sehingga siswa akan mudah memahami konteks pelajaran yang dimaksud. (B.89)**

0 komentar: