Jakarta, Investor Daily – PT Natrindo Telepon Seluler (NTS) menjadi ‘operator’ BlackBerry keempat di Indonesia. Dua minggu terakhir, lima ribu calon pelanggan yang telah memesan BlackBerry Bold dan Jevellin, yang di-bundling dengan layanan seluler Axis.
“Kami tidak menyangka antusias masyarakat cukup tinggi terhadap BlackBerry kami. Nantinya 1.000 pelanggan pertama yang melakukan registrasi akan dapat diskon tarif 50% selama tiga bulan,” kata Chief Marketing PT NTS Johan Buse saat peluncuran Axis Worry Free di Jakarta, Selasa (30/6).
Antusias calon pelanggan BlackBerry Axis itu tidak terpengaruh oleh kebijakan Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) yang menghentikan sementara pemberian sertifikat BlackBerry yang merupakan syarat untuk bisa masuk ke pasar Indonesia. Menajemen PT NTS yakin dan tetap optimistis, kebijakan Depkominfo tersebut tidak berlangsung lama.
“Jangan takut, pokoknya kami sudah menjamin bahwa BlackBerry yang akan datang akhir Juli nanti itu sah,” ujar Buse.
Pada kesempatan itu, Buse juga menjelaskan, Axis menawarkan tarif layanan BlackBerry yang jauh lebih murah dari operator lain, yaitu 3.900 per hari. Untuk tarif mingguan adalah RP 25 ribu sedangkan tarif bulanan Rp100 ribu.
Itu berarti, tarif yang ditawarkan Axis itu jauh di bawah tarif layanan BlackBerry yang ditawarkan tiga operator lain. Telkomsel menawarkan tarif bulanan Rp180 ribu, Indosat Rp160 ribu dan XL Rp150 ribu dan tarif hariannya Rp5 ribu.
“Kami memang ingin memberikan yang terjangkau bagi pelanggan, kalau ini bisa kenapa tidak,” kata Buse.
Menurut Buse, kehadiran Axis di pasar BlackBerry akan menambah semarak pasar layanan perangkat cerdas itu yang sebelumnya cuma digelar tiga operator. Sejauh ini, pengguna BlackBerry di Indonesia berkisar 300 ribu pelanggan.
Axis dalam menyelenggarakan BlackBerry mengandalkan 3.500 titik jaringan base transceiver station (BTS) yang tersebar di kota-kota besar di Tanah Air. (mam)



0 komentar:
Posting Komentar