Operator FWA Jabar Tetap Ekspansi

Sebagian operator GSM tidak agresif lagi

Oleh Muhammad Sufyan

Bandung, Bisnis Indonesia – Operator telepon tetap nirkabel jangkauan terbatas (fixed wireless access/FWA) di Jabar tetap mengembangkan bisnisnya, di tengah tiarapnya operator GSM pemimpin pasar.
PT Mobile-8 Jabar segera membuka layanan FWA mereka, Hepi, di Tasikmalaya dan PT Bakrie Telecom terus mengoptimalkan penjualan mereka.

Sementara itu, PT Telkom terus memperpanjang promo telepon gratis on net, bahkan memperluas zonanya, setelah sebelumnya dinyatakan berakhir di akhir 2008 lalu.

Sedangkan tiga operator pemimpin pasar yakni Telkomsel, Indosat dan XL tidak memperlihatkan langkah bisnis seagresif periode tahun lalu, terlihat dari pengurangan anggarannya.

Budi Adiseno Amirudin, Head of Region PT Mobile-8 Jabar, mengungkapkan pihaknya akan membuka layanan Hepi di Tasikmalaya mulai April nanti setelah sebelumnya dirilis di Kota Bandung dan Kota Cirebon.

Dia menjelaskan pembukaan merupakan bentuk komitmen perusahaan, apalagi sambutan masyarakat terhadap Hepi cukup baik.
“Itu sudah sesuai kebijakan manajemen, terus membuka layanan di wilayah potensial. Tujuan akhirnya Hepi dinikmati di seluruh kota dan kabupaten di Jabar,” katanya kepada Bisnis akhir pekan lalu.

Budi mengungkapkan pihaknya telah mematangkan rencana tersebut, utamanya dalam proses pembukaan interkoneksi. Persiapan teknis juga terus dilakukan oleh manajemen.
“Kalau pemasangan sistem itu sendiri tidak lama. Kalau saya tidak salah, itu tinggal upgrade versi protokol internet dan pasang peralatan baru di menara eksisting yang melayani Fren.”

Semua wilayah
Chandra, Marketing & Sales Support PT Bakrie Telecom Jabar, mengungkapkan pihaknya tengah fokus mengoptimalkan penjualan mereka di semua wilayah provinsi yang sudah bisa dilayaninya.

“Itu memang prioritas kami mengoptimalkan Esia. Caranya banyak, misalnya dengan menggelar promo Hi-5 yang memberi diskon 25% untuk semua panggilan ataupun promo ponsel bundling seperti Hape Slank.”

Sementara itu, layanan gratis antar Flexi selama 24 jam tanpa syarat berlaku yang ditawarkan sejak Agustus 2008 lalu akhirnya terus diperpanjang, bahkan areanya bertambah jadi 4 provinsi (Jabar, Banten, Jakarta, dan Yogya).

Program yang semula akan berakhir pada 31 Oktober 2008 itu, direvisi masa periodenya sampai 31 Desember 2008. Setelah berakhir kedua kalinya, BUMN telekomunikasi itu juga memperpanjang lagi hingga sekarang.

Di sisi lain, berdasarkan informasi yang dihimpun Bisnis, penurunan usaha di perlihatkan operator GSM besar seperti PT Indosat Jabar yang mengurangi biaya promosinya hingga 40% dibandingkan tahun lalu. (muhammad.sufyan@bisnis.co.id)

0 komentar: