Kontan – Tahun ini, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berencana membangun 1.000 Kampoeng Speedy atau desa yang memiliki fasilitas hotspot untuk mengakses internet tanpa kabel, di beberapa daerah yang ada di wilayah Jawa Timur (Jatim).Executive General Manager Telkom Divisi Regional V Jatim Triana Mulyatsa menyatakan, desa yang berhak mendapat prioritas untuk program ini adalah desa-desa yang padat penduduk, tingkat penggunaan internet belum tinggi, dan kalau bisa, memiliki sentra industri usaha kecil mikro (UKM). “Pada tahap awal ini, implementasi program Kampoeng Speedy diprioritaskan untuk wilayah Surabaya dan Sidoarja,” katanya, kemarin.
Selain kedua wilayah tersebut, beberapa daerah di Jatim yang menjadi bidikan program hotspot Telkom ini antara lain Malang, Batu, Kediri, Jember, dan Madiun. “Target kami adalah 10% dari jumlah RT (Rukun Tetangga) di masing-masing wilayah tadi memiliki fasilitas hotspot dan 30% warganya menggunakan internet,” katanya. Tetapi, tentu masyarakat harus membeli kartu Speedy prabayar untuk bisa memanfaatkan akses internet tanpa kabel ini.
Selain bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, Telkom berharap, program Kampoeng Speedy mereka juga mampu mendongkrak pendidikan masyarakat di desa-desa tersebut. Para orang tua bisa mendampingi anak-anaknya mengakses situs-situs pendidikan. Sementara, melalui internet, para pengusaha UKM juga bisa dengan mudah mempromosikan produk mereka. Amal Ihsan, Antara
0 komentar:
Posting Komentar