Oleh Asep MH. Mulyana
Bisnis Indonesia
Tasikmalaya (21/08/2009): Sekitar 90% dari 320 pesantren di Kota Tasikmalaya telah memanfaatkan Internet dengan menggunakan akses Speedy PT Telkom.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya yang juga pimpinan Daar El Anba Islamic Foundation Achef Noor Mubarok mengemukakan pemanfaatan Internet ini menunjukkan bahwa pesantren bisa mengikuti perkembangan teknologi informasi.
“Semula banyak yang mengkhawatirkan dampak negatif Internet. Tapi semuanya juga tergantung bagaimana dan untuk apa teknologi itu dimanfaatkan,” katanya, Rabu.
Menurut dia, bila teknologi itu digunakan untuk tujuan yang baik, akan lebih banyak manfaat bagi penggunanya. Contohnya, informasi dan data keagamaan bisa dicari dalam berbagai topik dan bahasa.
Achef mengatakan MUI Kota Tasikmalaya memanfaatkan teknologi ini untuk menyiarkan pengajian secara live streaming bekerjasama dengan Telkom setempat dan salah satu radio swasta.
Sekretaris Yayasan Futhurridlo Acep Zoni Saeful Mubarok menambahkan pihaknya dalam dua tahun terakhir ini secara rutin melakukan video conference dengan warga negara Indonesia di Amerika Serikat.
Dia mengatakan memberikan ceramah dengan fasilitas video congerence kepada jemaah Masjid Al-Hikmah, New York. Fasilitas yang sama juga digunakan bimbingan baca Al-Quran dan konsultasi.
Sementara itu, GM Telkom Tasikmalaya Wahyuddin menyatakan akan memperluas jaringan ke seluruh pesantren, terutama dengan diluncurkannya Flexinet, akses internet tanpa kabel berbasi CDMA.
0 komentar:
Posting Komentar