10 Agustus 2009 Xirka, Chip Wimax Buatan Indonesia

Jakarta, Investor Daily – Depkominfo bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek) mengembangkan Xirka, chip Wimax asal Indonesia. Dengan diciptakan chip Wimax Xirka, Indonesia sekarang sudah sejajar dengan sembilan negara lain yang sudah mengembangkan chip Wimax seperti Tiongkok, Jepang, Rusia, dan Taiwan.

“Peran Indonesia selama ini hanyalah pengguna. Oleh karena itu kami ingin Indonesia juga bisa berperan sebagai produsen. Kami dorong pengembangan untuk kembangkan chip Wimax dan hasilnya adalah Xirka ini,” kata Menteri Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kardiman, dalam Ritech Expo 2009 yang berlangsung di Gelora Bung Karno, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Wimax Xirka ini memang diciptakan khusus sebagai chip Wimax yang 100% Indonesia. Chipset generasi pertama untuk BWA ini dikembangkan sesuai dengan standar IEEE 802.16d untuk fixes Wimax, dan IEEE802,16e untuk mobile Wimax. Teknologi ini dikembangkan di Bandung dan dibangun oleh Rudi Hari, Sylvia S Sumarlin, Eko F Nurprasetyo, Trio Adiono, serta 60 pakar mikrochip Indonesia.

Dijelaskan oleh Kusmayanto Kardiman bahwa segala komponen di dalam Wimax nantinya akan buatan Indonesia, baik board maupun chip. Selain itu, operator Indonesia yang akan memberi layanan. Wimax pun harus menggunakan Xirka ini. Untuk saat ini Wimax baru digunakan di kantor Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) yang berlokasi di Serpong, Tangerang. “Wimax kami pastikan akan serba Indonesia mulai dari komponen hingga operatornya,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh kembali mengingatkan penyelenggara telekomunikasi untuk menggunakan teknologi lokal. Syarat tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN sebesar 40% diharapkan dapat memberikan ruang bagi teknologi lokal untuk tumbuh dan mampu bersaing. “Para operator harus menggunakan teknologi lokal paling tidak 40%. Kalau tidak, lisensinya dapat dicabut,” tegas Nuh. (c135)

0 komentar: