TENDER BWA
Aturan TKDN Bisa Ganjal Tender WiMax
Jakarta, Kontan – Kabar gembira bagi yang berminat ikut tender penyediaan broadband wireless access (BWA) atau akses pita lebar berbasis jaringan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMax). Pemerintah memastikan akan menggelar tender BWA paling lambat pada bulan Maret tahun ini.
Aturan TKDN Bisa Ganjal Tender WiMax
Jakarta, Kontan – Kabar gembira bagi yang berminat ikut tender penyediaan broadband wireless access (BWA) atau akses pita lebar berbasis jaringan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMax). Pemerintah memastikan akan menggelar tender BWA paling lambat pada bulan Maret tahun ini.
WiMax adalah teknologi nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar jarak jauh. Pemerintah akan menenderkan penyediaan WiMax karena regulasi yang mengatur pelaksanaan tender sudah terbit. “Kami tinggal menyiapkan pelaksanaannya. Targetnya, Maret sudah selesai,” kata Humas Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) Gatot S. Dewa Broto, Rabu (28/1).
Meski begitu, toh persiapan pelaksaan tender ini masih menyisakan masalah. Forum Komunikasi Broadband Wireless Indonesia (FKBWI) menilai, ketentuan tentang tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk perangkat BWA yang ditetapkan pemerintah terlalu memberatkan.
Depkominfo menetapkan TKDN perangkat BWA sebesar 30% untuk subscriber station (SS) dan 40% untuk base station (BS). “Kami khawatir, vendor lokal belum mampu memenuhi TKDN ini,” ujar anggota FKBWI Wahyu Haryadi.
Karena itu, pengusaha meminta pemerintah lebih fleksibel menetapkan TKDN. Wahyu bilang, sebaiknya pemerintah menetapkan TKDN 5-10% untuk SS dan BS. “Tapi, ada batas waktu harus 50% dalam 5 tahun,” usulnya.
Namun pemerintah menilai perusahaan lokal sudah siap mengikuti ketentuan TKDN. “Kami sudah kasih kesempatan vendor lokal dua tahun untuk menyesuaikan teknologi. Harusnya, mereka sudah siap,” tandas Gatot. Yudo Widiyanto, Havid Vebri
0 komentar:
Posting Komentar